Polres Way Kanan Launching Ponpes Tangguh Darul Hikmah


 

KBRN, Way Kanan: Maksud dan tujuan pencanangan Pondok Pesantren (Ponpes) Tangguh ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya bersama-sama mencegah penyebaran Virus Covid-19 khususnya dilingkungan Ponpes.

Polres Way Kanan bersama Uspika Baradatu melaunching Ponpes (Pondok Pesantren) tangguh di Ponpes Darul Hikmah Kelurahan Taman Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan dengan tetap menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan). Jum’at (30/04).

Hal tersebut disampaikan Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung SH SIK MSi melalui Kabag Sumda Kompol Ansori BM Sidik pada acara peresmian Ponpes Tangguh bertempat di Pondok Pesantren Darul Hikmah kelurahan Taman Asri, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan Jum’at (30/04).

Turut hadiri dalam acara tersebut Kabag Sumda Polres Way Kanan Kompol Ansori B.M. Sidik, mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung SH SIK MSi, Kasat Binmas Iptu Burhannuddin, Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi, Camat Baradatu, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah Supandi, Kepala UPTD Puskesmas Baradatu, Kepala KUA Kecamatan Baradatu, Ketua PC. Nahdlatul Ulama, Pokdar Kamtibmas, Tomas, Toga, Bhabimkamtibmas dan tamu undangan.

Kabag Sumda Kompol Ansori B.M. Sidik dalam sambutan mewakili Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung mengatakan,  bahwa pada hari ini Jum’at tanggal 30 April 2021, sama-sama kita saksikan telah dicanangkannya Pondok Pesantren Darul Hikmah Kelurahan Taman Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Way kanan sebagai Pondok Pesantren Tangguh di Kabupaten Way Kanan.

Selain itu, agar Pondok Pesantren berperan secara aktif dan memberi contoh dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dengan memberdayakan santriwan dan santriwati.ujar Kompol Ansori

Sementara, pada masa pandemi seperti ini, masih kata Kabag Sumda,  para santri harus menjadi garda terdepan menjadi contoh teladan dalam penanganan Covid-19 serta para santri juga dituntut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kepatuhan pada protokol kesehatan, tidak mengucilkan atau menjauhi keluarga pasien yang positif terpapar covid-19 dan tetap menerima warga yang meninggal akibat terpapar covid-19 untuk dimakamkan di lingkungannya.

Kompol Ansori menambahkan, setiap aktifitas belajar mengajar tetap harus memperhatikan Protokol diantaranya selalu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak minimal satu meter, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas.

Pihaknya juga berharap agar terjalin kerjasama yang baik antar unsur pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan penghuni pondok pesantren untuk bahu-membahu mencegah penyebaran virus covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

Usai sambutan, Kabag Sumda secara simbolis memberikan bantuan paket sembako berupa beras sebanyak 175 Kg, gula pasir 27 Kg, minyak goreng 17 kg, masker 4 kotak dan Disinfektan sebanyak 25 liter.

Selanjutnya rombongan meninjau fasilitas pendukung Ponpes tangguh seperti ekonomi kreatif yang dimiliki Ponpes.



Himbauan